Heeyy kawan, balik lagi nih sama guee
Guys, sekarang gue mau
ceritain pengalaman gue jalan-jalan ke Lampung
nih.. Gue kesini ceritanya adalah ketidak sengajaan hehe. Karena, niatnya mau
bantu kawan gue guys. Dia ceritanya mau ketemu dengan sang kekasih.. *asiikkkk. Gue ke Kota ini bisa dibilang
3 hari Pulang-Pergi guys. Oke, gini deh gue ceritain. Cekidott
Jum’at - 06 November 2015
Oke, ini hari pertama gue
berangkat. Gue berangkat sekitar Jam
20.00 WIB, gue berangkat menggunakan motor kesayangan, bebek super guys
wkwk, Absolute Revo 2010. Gue
berangkat dari Bekasi guys, yaa
anggap aja lah gue berangkat dari Jatimulya. Sebelumnya gue isi bensin dulu
guys fulltengki, Rp. 20.000. Bensin full, langsung cussss berangkat. Niat
awalnya mau lewat Jakarta ke Pelabuhan Merak, mau lewat jalan pintas. Lah
nyatanya saat di Jakarta, gue nyasar guys.. haduuuh. Hebatnya gue nyasar sampe Jam 22.00 WIB. Dan di Jakarta juga ada
kendala yaitu, lampu motor gue mati. Beruntungnya adalah, gue bawa lampu
cadangan, jadi nggak lama lampu motor-pun kembali nyala lagi. Akhirnya gue
menggunakan GPS (Gunakan Penduduk Sekitar).
Dan akhirnya gue sampe juga di daerah Banten.
Tapi, sebelumnya gue udah isi Bensin lagi di Pom Bensin 34.15605 (Jl. Raya Serang, Desa Sentul Jaya,
Balaraja, Tangerang, Banten). Gue ngisi Rp. 10.000, karena masih sisa
setengah di motor. Okeeee, cusss laaagiiiiii…..
Sabtu – 07 November 2015
Tepat Jam 01.00 WIB, gue tiba di Pelabuhan Merak guys. Sejujurnya sampai
disini itu adalah kebahagiaan. Karena, udeh nggak nyasar lagi haha. Oh iya,
mundur sedikiiiittt.. di wilayah Banten,
Gue bertemu dengan rombongan komunitas motor daerah sana. Dan baiknya ada salah
satu rider yang mau nemenin gue diperjalanan (ngawal lah yaa istilah anak
biker). Yaa, meskipun Cuma sampai ditengah perjalanan, tapi Terimakasih banyak
loh.. hihi.. gue lupa dari Komunitas apa, Cuma kalau gue nggak salah denger sih
namanya “Ohang”, karena banyak suara truk jadi pendengaran sedikit terganggu.
Tapi, terimakasih sekali lagi om, hihi..
Back to topic. Gue masuk
pelabuhan, dan mengadakan transaksi dengan petugas. Jeengg.. jeengg... jeengg..
oke, harga tiketnya Rp. 50.000, hehe..
Guys, hari tiket kapal
penyebrangan nya Rp. 50.000, cukup nunggu sekitar ± 20 menit. Gue udah naik di kapal. Dan, sekitar Jam 02.00 WIB atau kurang, kapal pun
akhirnya berangkat guys.. Sekitar ± 3
jam berada di kapal, akhirnya kita sampai juga di Pelabuhan Bakauheni. Nah, disini lah serunyaaa.. hahaha
Motor gue-pun akhirnya
menginjakkan rodanya di Tanah Sumatra wkwk.. sip, turun dari kapal sekitar Jam 05.00 WIB dan dari sini lah dimulai
perjalanan gue. Kalian akan disambut nantinya dengan Gapura Selamat datang.
Guys, tapi turun dari
kapal gue isi bensin dulu nih. Karena nanti diperjalanan cukup jarang ada Pom
Bensin sampai di Kota nya. Gue isi bensin didekar Pelabuhan, banyak juga
pengendara yang mengisi full motornya disini. Pom Bensin 24.35585 (Jl. Raya Bakauheni, Desa Bakauheni, Bandar
Lampung), disini gue ngisi Rp. 16.000, karena sebelumnya dari isi bensin
sebelumnya belum isi lagi. Oke, lanjut guys.. tapi guys,tidak jauh dari Pelabuhan Bakauheni atau Pom Bensin ini. Ada salah
satu objek wisata loh, yaitu Titik Nol Selatan pulau Sumatra. Ada yang tau
nggak apa itu ?? yaps guys, Menara Siger.
Menara Siger terletak di Jl. Lintas Tim. Sumatera, Bakauheni,
Kabupaten Lampung Selatan, Lampung. Pastinya lah, gue mampir dulu kesini. Dari
menara ini juga, kalian bisa lihat pemandangan Pelabuhan Bakauheni guys.
Pastinya di pagi hari yaa..
Oke oke cukup disininya
jangan lama-lama, perjalanan masih panjaaanngggg. Langsung guys, kita ke kota cusssss….
Guys, perlu gue kasih tau nih kalau kalian yang baru mau kedaerah sini. Jangan
pernah Ngantuk guys, itu yang paling terpenting. Karena, treknya kaya Pantura
guys, lurus doang sampai kenyang hehe. Satu lagi adalah, ada dua jalur untuk ke
Lampung. Ada Jalur timur dan juga ada jalur yang gue lewatin (Gatau namanya,
wkwk..) Kalau lewat jalur timur, kalian akan muter nantinya untuk ke Lampung. Pokoknya
lurus aja sampai mentok guys, wkwk. Arenanya
kaya di Bandung guys, naik turun gunung dan suasana alam yang masih segar guys.
Sampai lah kita di Gerbang Kota Bandar
Lampung.
Setelah melewati gerbang,
barulah kalian akan menemukan rumah-rumah penduduk. Nanti kalian akan bertemu
dengan pasar, sebaiknya berhentilah disini guys. Karena gue juga berhenti
disini guys, sarapan dulu, laper guys, wkwk.. murah kok, gue makan aja masih
Nasi Uduk men, berasa masih di Bekasi. Makanannya masih sama wkwk, harganya
juga Rp. 5.000, sama kan yaa? Wkwk
Okeee, cus lah
langsung... Sebelum nganter temen gue, gue mau kesebuah tempat. Yang konon
katanya ini tempat bagus sekaleeeee.. Pantai
Sari Ringgung.. Yaps guys, gue langsung meluncur kesana. Nantinya kita akan
melewati kota guys, hehe. Gue nggak bisa jelasin secara spesifik ya perjalanan
menuju kesini. Karena, kalian pasti bingung. Cukup kalian Tanya aja nantinya
guys. Blaa blaa blaa …..
Sampai beberapa Kilo lagi
bensin gue mau habis, okelah isi dulu. Beruntungnya adalah ada Pom Bensin
didekat sini.. Pom Bensin 24.35246 (Jl. RE. Martadinata, Bandar Lampung,
Lampung), Gue ngisi Rp. 13.000 guys. Perjalanan menuju ketempat ini sejujurnya seru guys, karena kita
melewati rumah penduduk. Dan sampat di gerbang masuk Pantai, jalan sudah mulai
berbatu dan pasir. Tiket masuk Pantai
Sari Ringgung waktu itu gue bayar Rp. 25.000, gue juga nawar tuh guys. Lah wong
penjagane wong jowo kok, yo tak ajak ngobrol.. hihihi
Pas dijalan guys, belum
sampai bibir pantai yaa.. awalnya sedikit kecewa tuh, “Wah, katanya beda nih
sama yang di Pulau Jawa, sama aja ah..” gumam gue dalam hati. Pas sampai bibir
pantai,, beeehh.. Ucap gue sama Allah, “Ya Allah Bagus banget alam-mu” jujur
gue ucapin tuh dalam hati. Pasir putihnya guys, Lautnya bener-bener jernih
guys. Sayangnya adalah gue nggak foto hiks-hiks. Kalian bisa search lah di
Google banyak wkwk. Gue foto di atas pantainya guys, jadi memang ada spot buat
foto dari atas gitu, dan itu tuh katanya Anak Gunung Krakatau guys. Nih deh, gue bikin
iri lu semua wkwk
Oke, cukup gue dipantai,
gue anter temen gue dulu coy. Kan dia tadi ada urusan wkwk. Yaa, gue bermalam
di Kota Bandar Lampung. Entah gue
yang merasa atau memang seperti itu yaa.. suasana disini tuh kaya kota dengan
gaya klasik. Lampunya dimana-mana kuning redup gitu wkwk, tapi malah jadi
pemandangan bagus loh. Gue mau bikin lu iri lagi nih wkwk
Minggu - 08 November 2015
Paginya guys, acara temen
gue deh ini.. bla.. bla.. bla…
Jam 15.00 WIB gue berangkat
pulang ke Bekasi, sebelumnya
gue isi bensin dulu (gue lupa catet yang disini), gue isi bensin Rp. 17.000,
cus berangkat ke Pelabuhan Bakauheni. Diperjalanan gue beli oleh-oleh guys, Kemplang.
Ini enak loh guys, wkwk.. gue aja mau lagi kalau ada yang bawain. Sebelum
naik kapal, di Pom Bensin 24.35585 (Jl.
Raya Bakauheni, Desa Bakauheni, Bandar Lampung), Gue isi bensin lagi buat
nanti setelah nyebrang pulau guys, gue isi Rp. 17.000. Oke, masuk pelabuhan, bayar tiket
lagi Rp.
50.000, berangkat. Sebelumnya gue sampai di pelabuhan sekitar Jam 17.00 WIB. Tapi kapal gue berangkat
Jam 18.00 WIB lebih kayanya deh,
wkwk
Sampai lah gue di Pelabuhan Merak, Jam ± 21.00 WIB. Gue nggak
langsung berangkat, istirahat buat nyari makan malam dulu. Jam 22.00 WIB gue mulai perjalanan balik ke Bekasi, dan diperjalanan gue isi lagi sekali bensin Rp. 17.000,
ya namanya juga bebek ya guys, dikit isinya hehe.
Dan, lagi-lagi guys, gue
nyasar di Jakarta -_- demi apapun,
gue buta jalan di Jakarta. Jakarta itu ibarat labirin buat gue. Karena banyak
banget jalannya, haha. Sampai lah gue di Bekasi
Jam 02.00 WIB, udah ganti hari, jadi hari Senin – 09 November 2015. Dan dirumah gue tepar, karena paginya gue
harus berangkat kerja guys. Dan jangan ditiru buat guys, ini nggak baik sumpah
wkwk.
Guys, kalau kalian mau
kesini, gue perlu ingetin apa yang harus kalian bawa :
1.
Alat-alat motor : ya, semacam busi cadangan atau
kaya kasus gue, lampu cadangan. Dan juga kunci-kunci, takutnnya ada apa apa
dijalan kan ?
2.
Sepatu, Celana dan Jaket, Sarung Tangan : ini
penting guys, gue sih lengkap. Tapi, kawan gue guys, tangannya belang wkwk
3.
Jas Hujan : ini penting karena buat antisipasi,
beruntungnya gue nggak kena hujan. Karena gue kena hujan saat dikapal
penyebrangan. Pas malem tuh, nyebrang pulau, dilaut, yah rasanya seru sama
takut sih, hehe
4. Uang
dan waktu : ini lebih lebih penting, luangkan waktu karena lu nggak puas Cuma 1
atau 2 hari disini. Dan uang juga, banyak wisata kuliner yang harus lu coba
guys.
Oke guys, pengalaman gue
ke Kota Bandar Lampung kayanya cukup
deh buat diceritain dan dibagi ke kalian.
Inget ya, kalau mau
jalan-jalan tetap hati-hati, siapin apa yang dibutuhin, dan berdo’a.
Semua tempat wisata yang ada di Indonesia itu indah kok. Jadi, tinggal
bagaimana kita memandangnya aja. See you next time, Bye bye
Bekasi
– Bandar Lampung
Absolute
Revo 2010 | 06 November – 09 November
2015
Bensin : ±Rp. 110.000
Tiket
& Parkir :
·
Kapal
Penyebrangan : Rp. 100.000
·
Menara Siger : ±
Rp. 15.000 (lupa yang pastinya)
·
Pantai Sari
Ringgung : Rp. 25.000
Makan
& Oleh-oleh : Rp. 80.000
Total : ±Rp.
330.000
Tidak ada komentar:
Posting Komentar